Indonesia Berduka Kehilangan Tokoh Persis Ternama

Indonesia Berduka Kehilangan Tokoh Persis Ternama

Abcmarathinews.com – Kabar duka menyelimuti jagat keislaman di Indonesia. Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurrahman, dikabarkan telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu (21/6). Informasi mengenai wafatnya tokoh kharismatik ini disampaikan secara resmi melalui berbagai kanal media sosial milik Persis, memicu gelombang ungkapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

Semasa hidupnya, Maman Abdurrahman dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap pengembangan organisasi Persis dan dakwah Islam. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Persis untuk periode 2010 hingga 2015. Setelah masa kepemimpinannya, beliau tetap aktif berkontribusi sebagai Ketua Majelis Penasihat PP Persis untuk masa jabatan 2022-2027, menunjukkan komitmennya yang tak lekang oleh waktu.

Indonesia Berduka Kehilangan Tokoh Persis Ternama
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mendiang juga merupakan ayahanda dari Hilman Latief, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama. Kepergian beliau tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar serta seluruh jajaran Persis dan umat Islam di Tanah Air.

Sejumlah tokoh nasional turut menyampaikan rasa kehilangan mereka atas wafatnya Maman Abdurrahman. Salah satunya adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Dalam pernyataannya, Haedar mengungkapkan kedekatan Maman dengan Muhammadiyah, baik dalam spektrum pemikiran maupun dalam gerak perjuangan.

"Jauh sebelum Pak Hilman menjadi bagian dari PP Muhammadiyah, saya sering menjalin komunikasi, bersilaturahmi, dan berdiskusi intens dengan beliau. Tentu saja, baik Persis maupun Muhammadiyah merasakan kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya tokoh penting ini," tutur Haedar, sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi yang dirilis di laman Muhammadiyah.

Haedar Nashir lebih lanjut menegaskan bahwa kepergian Maman Abdurrahman merupakan kerugian besar bagi upaya dakwah dan gerakan pembaruan Islam di Indonesia. Beliau juga menitipkan pesan kepada Hilman Latief dan seluruh anggota keluarga besar agar senantiasa menjaga serta melanjutkan semangat perjuangan yang telah diwariskan oleh almarhum demi kemajuan Islam dan bangsa.

"Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kami menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan husnul khatimah, segala kekhilafannya diampuni, amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan," pungkas Haedar, mengakhiri pernyataannya.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini