Abcmarathinews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan dengan sebuah inovasi menarik. Tumpukan limbah kerang hijau yang selama ini menjadi masalah di pesisir Cilincing, Jakarta Utara, kini disulap menjadi produk bernilai guna tinggi, mulai dari paving block hingga aneka suvenir menarik.
Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa terobosan penanganan limbah yang sempat mencuri perhatian publik ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan pihak akademisi, khususnya Universitas Indonesia (UI). Ini bukan sekadar proyek, melainkan sebuah visi berkelanjutan untuk Jakarta yang lebih bersih dan produktif.

Eli memaparkan, pemanfaatan cangkang kerang hijau ini adalah bagian dari program jangka panjang yang terus dikembangkan. Pada fase sebelumnya, material cangkang kerang ini telah berhasil didaur ulang menjadi material infrastruktur yang dikenal ramah lingkungan, yaitu paving block. "Kalau yang tahun lalu itu dijadikan paving block," ungkap Eli, mengonfirmasi keberhasilan tahap awal yang telah memberikan dampak positif.
Kini, dalam tahap pengembangan yang sedang berjalan, Eli memastikan bahwa cakupan pemanfaatan limbah kerang akan semakin luas. Tidak hanya terbatas pada infrastruktur jalan, namun juga merambah ke sarana prasarana umum yang lebih spesifik dan pernak-pernik penunjang pariwisata. "Nah, untuk yang sekarang ini kita akan menjadikan dia adalah salah satu sarana prasarana, misalnya untuk fasilitas sanitasi umum, kemudian juga untuk berbagai jenis suvenir yang menarik," jelas Eli, memberikan gambaran akan potensi besar dari limbah yang dulunya dianggap tak berguna. Inisiatif ini tidak hanya menyelesaikan masalah penumpukan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif baru bagi masyarakat Jakarta.




