Gus Ipul Ungkap Rahasia Kepala Sekolah Hebat

Gus Ipul Ungkap Rahasia Kepala Sekolah Hebat

Abcmarathinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, secara tegas menyerukan kepada para kepala Sekolah Rakyat (SR) untuk tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri. Seruan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi anak didik, khususnya bagi mereka dari keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem. Komitmen tersebut disampaikan Gus Ipul dalam arahan daring kepada 191 Kepala Sekolah Rakyat yang tengah mengikuti Rapat Konsolidasi dan Pembekalan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai persiapan menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027.

Gus Ipul menekankan bahwa Kementerian Sosial akan menjadi pendamping setia bagi para kepala sekolah dalam mengelola SR. Ia melihat tantangan sebagai peluang besar yang harus dihadapi dengan mentalitas kuat. "Masalah harus dihadapi, jangan takut kekurangan masalah. Itu tanda negara sedang mempercayakan sesuatu yang besar kepada kita semua," ujar Gus Ipul, memotivasi para pemimpin pendidikan tersebut.

Gus Ipul Ungkap Rahasia Kepala Sekolah Hebat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Gus Ipul, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari angka, melainkan dari kemampuan sekolah membangun sistem yang secara aktif mendorong pengembangan potensi unik setiap peserta didik. Konsep pendidikan berasrama 24 jam menjadi salah satu strategi kunci untuk memetakan dan mengoptimalkan potensi tersebut secara holistik. Oleh karena itu, kepala sekolah didorong untuk memiliki mentalitas besar, berani mengambil keputusan strategis, visioner, serta mampu membangun sistem pendidikan yang kokoh dan berkelanjutan. Ia juga memastikan bahwa setiap Kepala Sekolah Rakyat akan mendapatkan dukungan sumber daya, pedoman, dan anggaran yang setara, menegaskan keseriusan pemerintah dalam program ini.

Peningkatan kualitas Sekolah Rakyat, lanjut Gus Ipul, harus berawal dari kualitas kepala sekolah itu sendiri. Ia meminta mereka untuk memulai dengan membangun disiplin pribadi, berani jujur dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, tetap tenang di bawah tekanan, dan tidak ragu untuk melakukan evaluasi diri secara berkala.

Sebuah survei terhadap 174 kepala Sekolah Rakyat yang dilakukan baru-baru ini mengungkap gambaran optimisme sekaligus tantangan menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Hasilnya cukup menjanjikan: tingkat kesiapan mental kepala sekolah mencapai 8,95 dari skala 10, sementara keyakinan dalam mengambil keputusan berada di angka 8,74. Lebih lanjut, sebanyak 72 persen responden memandang penugasan di SR sebagai tantangan yang memacu semangat, dan 94 persen telah memiliki orientasi kepemimpinan jangka panjang sebagai pembangun sistem pendidikan.

Namun, tantangan tetap ada. Hanya 18 persen kepala sekolah yang menyatakan siap sepenuhnya menghadapi MPLS, 26 persen siap sebagian, 38 persen masih menghadapi kendala signifikan, dan 17 persen mengaku belum siap. Kebutuhan yang mendesak meliputi tambahan guru dan tenaga kependidikan (77 persen), pendampingan langsung dari Pusdiklat/PPK (61 persen), kejelasan anggaran (56 persen), serta pelatihan dan pembekalan lanjutan (48 persen). Di lapangan, beberapa isu seperti ketersediaan sumber air di salah satu SR permanen, penyelesaian status kepegawaian dan SK kepala sekolah di sejumlah lokasi, hingga penyelesaian pembangunan beberapa gedung permanen juga masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Gus Ipul tidak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Kepala Sekolah Rakyat atas dedikasi mereka sejak tahap rintisan. Ia menyebut mereka sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah pembangunan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. "Kita tidak sedang sekadar menjalankan tugas. Kita sedang menjadi pemilik sejarah Sekolah Rakyat," tegasnya, seraya meminta mereka bekerja secara profesional dan penuh empati, menjalankan standar yang sudah ditetapkan tanpa menunggu diingatkan lagi, karena itu adalah kehormatan bagi sekolah mereka.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Gus Ipul memastikan Kementerian Sosial akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat. "Kami akan terus berjuang agar kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat mendapatkan tunjangan kinerja yang lebih baik. Kami memahami ini adalah boarding school dengan tanggung jawab yang berbeda. Karena itu kami akan terus mengupayakan perubahan regulasi dan dukungan anggaran agar kesejahteraan Bapak-Ibu semakin meningkat," pungkas Gus Ipul, seperti dilansir Abcmarathinews.com.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini