Abcmarathinews.com – Sebuah insiden mencekam yang melibatkan kawanan penagih utang atau debt collector terekam kamera dan viral di media sosial. Seorang perempuan muda berinisial HF (24) diadang paksa oleh enam orang debt collector di Jalan Pemuda Asli, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Insiden ini kini menjadi fokus penyelidikan pihak kepolisian.
Video yang beredar luas memperlihatkan momen ketika komplotan debt collector tersebut menghentikan HF secara agresif. Keributan tak terhindarkan di lokasi, terutama saat seorang pria yang kemudian diketahui adalah ayah korban, datang dan mempertanyakan upaya penarikan paksa sepeda motor yang digunakan anaknya. Ayah korban dengan tegas menyatakan bahwa motor tersebut adalah produksi tahun 2005 dan sudah lama lunas. Ia juga mengecam keras tindakan para penagih utang yang disebutnya sebagai "mata elang" tersebut.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurut keterangan AKP Made Budi, insiden bermula ketika korban, HF, merasa diikuti oleh enam orang debt collector sejak dari Jalan Pemuda hingga ke Puskesmas, bahkan saat kembali ke rumahnya. Saat melintas di Jalan Kayu Jati Raya, korban akhirnya diberhentikan secara paksa.
HF kemudian menyarankan para debt collector untuk bertemu dengan orang tuanya di Jalan Pemuda Asli IV. Di lokasi tersebut, terjadi perdebatan sengit antara ayah korban dengan para debt collector. Salah satu poin perdebatan adalah mengenai ketidaksesuaian plat nomor dengan jenis kendaraan. Meskipun terjadi adu mulut yang cukup panas, pihak debt collector akhirnya pergi meninggalkan lokasi tanpa berhasil mengambil unit sepeda motor tersebut.
AKP Made Budi menegaskan, Polres Metro Jakarta Timur kini tengah mendalami seluruh rangkaian kejadian. Pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi untuk mengungkap fakta-fakta di balik insiden ini. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum, sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari Polres Metro Jakarta Timur.




