Abcmarathinews.com – Aparat kepolisian tengah mengintensifkan penyelidikan terhadap insiden pelemparan bom molotov yang menyasar kediaman seorang advokat di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Peristiwa mencekam ini terjadi di rumah milik Sulardi pada dini hari, memicu kekhawatiran akan keamanan dan motif di baliknya.
AKP Made Budi, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Jakarta Timur, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden yang menimpa kediaman advokat Sulardi ini dikategorikan sebagai dugaan percobaan pembakaran dan pengerusakan. "Kasus ini masih dalam pendalaman intensif oleh tim penyidik kami," ujar Made dalam keterangan tertulis yang diterima abcmarathinews.com.

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika dua orang tak dikenal yang diduga sebagai pelaku tiba menggunakan sepeda motor. Keduanya terlihat membawa sebuah botol yang diyakini berisi bahan mudah terbakar, mengindikasikan bom molotov.
Tanpa ragu, para terduga pelaku kemudian melemparkan botol berisi cairan mudah terbakar tersebut ke arah pagar rumah korban sebelum akhirnya melarikan diri dengan cepat. Pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi kunci, yakni Niman dan Dadang, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Hingga saat ini, motif di balik aksi pelemparan molotov yang meresahkan ini masih menjadi misteri. AKP Made Budi menegaskan bahwa tim penyidik masih terus bekerja keras untuk mengungkap motif sebenarnya serta memburu para pelaku yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.




