Abcmarathinews.com – Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyuarakan keprihatinan serius terkait langkah pemerintah yang membatasi akses fitur login pada ensiklopedia daring Wikipedia Indonesia. Ia mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk bertindak lebih hati-hati dan tidak gegabah dalam kebijakan pemblokiran ini, yang telah berlaku sejak 25 Februari lalu.
Pernyataan ini disampaikan Dave sebagai respons terhadap keputusan Komdigi memblokir fitur login pada subdomain auth.wikimedia.org. Pembatasan akses tersebut merupakan konsekuensi dari kebijakan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang diterapkan pemerintah. Politikus Partai Golkar ini menekankan bahwa Komdigi perlu mengedepankan pendekatan komunikatif dan persuasif, bukan langsung mengambil tindakan pemblokiran.

Dave memahami bahwa tata kelola ruang digital perlu dijalankan dengan tertib dan sesuai aturan hukum. Regulasi mengenai kewajiban pendaftaran sebagai PSE memang dirancang untuk memastikan keteraturan, akuntabilitas, serta perlindungan kepentingan masyarakat. Namun, di sisi lain, Wikipedia memiliki peran yang tak kalah penting sebagai sumber pengetahuan terbuka yang sangat diandalkan oleh masyarakat luas.
"Selama ini, Wikipedia menjadi rujukan utama dalam pendidikan, penelitian, hingga kebutuhan informasi sehari-hari," ujar Dave. Ia khawatir, pengurangan akses semacam ini dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, terutama dalam hal literasi dan keterbukatan informasi bagi masyarakat.
Meski mendukung konsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan, Dave menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam memilih langkah. Menurutnya, kepatuhan terhadap hukum adalah kewajiban, tetapi menjaga akses publik terhadap pengetahuan juga merupakan tanggung jawab bersama. "Dengan pendekatan yang tegas sekaligus solutif, kami percaya bahwa tata kelola digital di Indonesia dapat berjalan sesuai aturan, sekaligus tetap menjamin ruang digital yang terbuka, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas," tambahnya.
Sebelumnya, Komdigi menjelaskan bahwa pembatasan akses terhadap fitur login pada subdomain auth.wikimedia.org dilakukan karena Wikimedia Foundation belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai PSE Lingkup Privat. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menegaskan bahwa langkah ini tidak memblokir seluruh layanan Wikimedia secara keseluruhan.
"Akses terhadap laman utama wikimedia.org dan seluruh konten informasi tetap tersedia," jelas Alexander dalam keterangan resminya. Pembatasan hanya berlaku pada fitur autentikasi, yang berarti pengguna tidak dapat melakukan login atau pembuatan akun baru. Akibatnya, pemilik akun di Wikipedia tidak dapat masuk ke situs untuk melakukan penyuntingan ataupun menambah artikel baru. Pembatasan akses ini mulai berlaku sejak 25 Februari pukul 08.00 UTC (15.00 WIB).
Kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020. Aturan tersebut mewajibkan setiap penyelenggara sistem elektronik, baik domestik maupun asing, yang layanannya tersedia dan/atau digunakan di wilayah hukum Indonesia, untuk melakukan pendaftaran. Menurut Alexander, notifikasi resmi mengenai kewajiban ini telah dikirimkan kepada Wikimedia sejak November, bahkan disertai dua kali perpanjangan waktu hingga Januari. Namun, hingga pembatasan dilakukan pada 25 Februari, kewajiban pendaftaran tersebut belum dipenuhi.




