Anggota DPRD Diduga Intimidasi Dokter Icha Golkar Bertindak Tegas

Anggota DPRD Diduga Intimidasi Dokter Icha Golkar Bertindak Tegas

Abcmarathinews.com – Partai Golkar bergerak cepat menanggapi dugaan intimidasi yang melibatkan salah satu anggotanya di DPRD, Theresius Lazakar. Pemanggilan ini dilakukan menyusul insiden tragis yang menimpa dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni, atau akrab disapa dr. Icha, yang diduga mengalami tekanan psikologis berat hingga mengakhiri hidupnya setelah insiden tersebut. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengonfirmasi bahwa proses klarifikasi telah dimulai.

Sarmuji menjelaskan bahwa DPD Provinsi NTT telah memanggil Theresius Lazakar untuk dimintai keterangan. "Kami sudah memanggil melalui DPD Provinsi NTT, sudah dipanggil yang bersangkutan," ujar Sarmuji di kompleks parlemen, seraya menambahkan bahwa DPD NTT kini tengah menyusun laporan dari hasil klarifikasi tersebut. Partai berlambang beringin ini menegaskan komitmennya untuk bersikap adil dalam menangani kasus ini.

Anggota DPRD Diduga Intimidasi Dokter Icha Golkar Bertindak Tegas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sarmuji menegaskan bahwa jika Theresius Lazakar terbukti secara sah terlibat dalam tindakan intimidasi dan terbukti pula bahwa tindakan tersebut menjadi pemicu dr. Icha mengambil keputusan tragis, maka sanksi tegas akan dijatuhkan oleh partai. "Kita mesti tahu benar apakah benar ada tindakan seperti itu, tindakan intimidasi, dan apakah tindakan intimidasi itu benar, kemudian menyebabkan seseorang mengambil keputusan seperti yang kemarin," papar Sarmuji, menekankan perlunya investigasi mendalam untuk memastikan korelasi antara dugaan intimidasi dan peristiwa yang terjadi.

Tragedi yang menimpa dr. Icha mencuat setelah ia ditemukan meninggal dunia di kediaman orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT. Ia menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan tekanan psikologis berat yang diduga kuat berasal dari insiden intimidasi saat bertugas. Peristiwa intimidasi itu sendiri terjadi ketika dr. Icha tengah menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona.

Pihak kepolisian sendiri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD yang disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut. Selain Theresius Lazakar dari Fraksi Golkar, nama Robert Tubani dari PKB dan Veronika Lake dari PDIP juga masuk dalam daftar yang akan dimintai keterangan. Menurut keterangan, Theresius, yang memiliki hubungan keluarga sebagai paman korban, datang ke rumah sakit bersama Robert Tubani dan Veronika Lake. Mereka disebut melontarkan kata-kata dengan nada tinggi dan intimidatif kepada dr. Icha saat ia sedang menjalankan tugas medisnya.

Dampak psikologis dari insiden tersebut sangat mendalam bagi dr. Icha. Paman korban, Victor Manbait, sebelumnya mengungkapkan bahwa "Dokter Icha masih mengalami ketakutan dan tekanan psikologis akibat bentakan yang diterimanya saat bertugas." Pernyataan ini menggarisbawahi betapa seriusnya dampak verbal yang dialami oleh tenaga medis tersebut, yang kemudian berujung pada tragedi yang memilukan. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menuntut keadilan bagi dr. Icha.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini