Abcmarathinews.com – Sebuah momen penuh haru menyelimuti Istana Negara pada Senin (8/6) ketika Nanik Sudaryati Deyang tak kuasa menahan air matanya usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Nanik resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sebuah upacara pengambilan sumpah jabatan yang sakral. Ketika Presiden Prabowo menghampiri untuk memberikan ucapan selamat, Nanik terlihat sangat emosional. Bahkan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pun turut menyampaikan selamat, dan Nanik terlihat mengusap sudut matanya dengan tisu, menunjukkan betapa mendalamnya perasaan yang ia alami.
Penunjukan Nanik Deyang ini menandai pergantian kepemimpinan di BGN, menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya telah diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Prabowo. Keputusan penting ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 18/M tahun 2024 yang mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala serta wakil kepala BGN, sekaligus pemberhentian Wakil Kepala BPKP. Tidak hanya Nanik, Presiden juga melantik dua Wakil Kepala BGN yang baru, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, yang kini menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Latar belakang pergantian ini semakin disorot mengingat perkembangan mengejutkan sehari setelah pencopotan. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, bersama Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional. Kasus ini tengah dalam proses penyidikan intensif oleh Kejaksaan Agung, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas praktik korupsi.
Dalam rangkaian acara pelantikan yang sama, Presiden Prabowo juga menunjuk sejumlah tokoh lain untuk mengisi posisi strategis. Salah satunya adalah Said Iqbal, yang dikenal sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh. Ia kini resmi menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Hari itu juga, sebelum prosesi pelantikan, Presiden Prabowo telah menerima penyerahan surat kepercayaan atau Letter of Credentials dari sejumlah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP), menandai dimulainya tugas diplomatik mereka di Indonesia.




