Abcmarathinews.com – Kepolisian tengah mendalami insiden pelemparan batu yang menimpa mobil Putri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla. Kaca depan kendaraannya pecah berantakan saat melintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, memicu kekhawatiran publik akan keamanan di jalan raya.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, memastikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat menanggapi laporan ini. "Anggota dari reskrim sudah langsung mengecek lokasi kejadian (TKP). Setiap ada insiden, kami selalu memastikan tim turun ke lapangan," ujar Kukuh kepada awak media di Jakarta. Ia menambahkan, Adinda Cresheilla selaku korban telah resmi melaporkan kejadian nahas tersebut, dan proses pemeriksaan TKP telah dilakukan bersama dengan korban.

Guna mengungkap tabir di balik aksi pelemparan ini, pihak kepolisian telah melayangkan surat permohonan akses rekaman kamera pengawas (CCTV) kepada sejumlah instansi terkait. Langkah ini krusial untuk mengidentifikasi pelaku dan kronologi kejadian. "Batu yang digunakan sebagai alat pelemparan sudah kami amankan sebagai barang bukti utama," jelas Kukuh. Ia menambahkan, "Kami juga telah menyurati ETLE dan Satlantas untuk mendapatkan rekaman CCTV. Selain itu, tim juga diperintahkan untuk menyisir seluruh rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian."
Insiden ini pertama kali mencuat dan menjadi viral melalui sebuah video yang beredar luas di platform media sosial Instagram. Rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas sebuah batu berukuran cukup besar dan runcing menancap di bagian kaca depan mobil Adinda, meninggalkan retakan parah yang menjalar ke seluruh permukaan kaca. Dalam video yang sama, terdengar suara Adinda yang terengah-engah dan isak tangis, menunjukkan betapa traumatisnya pengalaman yang baru saja ia alami. Serpihan kaca bahkan terlihat berserakan di sekitar jok dan menempel di pahanya, menggambarkan dampak langsung dari pelemparan tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk menangkap pelaku dan memastikan keadilan bagi korban.




