Abcmarathinews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, secara tegas mengukuhkan niatnya untuk kembali berkompetisi memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Pernyataan krusial ini disampaikan Gus Yahya saat kehadirannya di lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.
Dengan mantap, Gus Yahya berujar, "Saya siap, Insyaallah saya siap."

Gus Yahya menekankan, keputusannya untuk kembali maju bukanlah hal yang mendadak atau tanpa dasar. Sejak awal kepemimpinannya, ia mengaku telah memaparkan niatnya untuk menuntaskan serangkaian agenda strategis organisasi yang dinilainya masih memerlukan perhatian dan penyelesaian. "Karena saya telah sejak awal menyampaikan bahwa saya memang melamar untuk mengerjakan sejumlah agenda. Agenda-agenda itu yang penting," jelasnya, mengutip pernyataannya.
Meskipun tidak merinci secara detail poin-poin agenda tersebut, Gus Yahya secara eksplisit memohon agar dirinya diberikan kesempatan untuk merampungkan visi dan misi PBNU dalam periode kepemimpinan selanjutnya. "Sekarang untuk menyelesaikan agenda-agenda itu saya meminta untuk diberikan kesempatan," tuturnya.
Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 ini dibuka dan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur. Forum penting ini direncanakan akan ditutup di STAI Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan, Madura, dengan kemungkinan kehadiran Presiden Prabowo Subianto sebagai penutup acara.




