Fenomena Jakarta Gelap Gulita Malam Ini

Fenomena Jakarta Gelap Gulita Malam Ini

Abcmarathinews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan sebuah inisiatif besar yang akan mengubah wajah Ibu Kota menjadi gelap gulita pada Sabtu (25/4) malam. Aksi pemadaman listrik serentak ini digagas sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi, yang secara global diperingati setiap tanggal 22 April, menunjukkan komitmen nyata Pemprov terhadap isu lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, melalui Kepala Dinas Dudi Gardesi Sadikin, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolis. "Kegiatan pemadaman lampu bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan," jelas Dudi dalam keterangan resminya yang diterima abcmarathinews.com. Ini merupakan manifestasi konkret dari kepedulian lingkungan sekaligus implementasi regulasi daerah terkait pengurangan emisi karbon.

Fenomena Jakarta Gelap Gulita Malam Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pemadaman lampu dijadwalkan berlangsung selama satu jam penuh, dimulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari implementasi Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021. Tak hanya untuk Hari Bumi, Pemprov DKI juga telah merencanakan agenda serupa pada 13 Juni untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup dan 26 September dalam rangka Hari Ozon Sedunia, menandakan komitmen berkelanjutan terhadap kelestarian alam.

Sejumlah ikon kebanggaan Ibu Kota dipastikan akan tenggelam dalam kegelapan selama aksi ini. Daftar lokasi yang akan dipadamkan meliputi Gedung Balai Kota, Monumen Nasional (Monas) lengkap dengan air mancurnya yang biasanya memukau, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, hingga Patung Jenderal Sudirman. Seluruh kantor pemerintahan di bawah lingkup Pemprov DKI juga diinstruksikan untuk mematikan lampu, kecuali fasilitas kesehatan esensial seperti Rumah Sakit dan Puskesmas yang tetap beroperasi demi pelayanan publik.

Tak hanya gedung perkantoran dan monumen, aksi ini juga menyasar lampu penerangan di sejumlah jalan protokol dan arteri yang tersebar di lima wilayah kota administrasi. Di Jakarta Pusat, area yang terdampak meliputi sepanjang Jalan Sudirman (dari Dukuh Atas hingga Gedung Sampoerna Strategic), Jalan MH Thamrin, seputaran Jalan Medan Merdeka di depan Istana Presiden, Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika, serta halaman Kantor Balaikota dan Kantor Walikota Jakarta Pusat.

Sementara itu, di Jakarta Selatan, pemadaman akan terjadi di Jalan Rasuna Said, Jalan Prapanca Raya, sebagian Jalan Sudirman, dan kembali mencakup area Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika. Untuk wilayah Jakarta Barat, titik fokus pemadaman berada di Jalan Daan Mogot dan Jalan Kembangan Raya, termasuk Komplek Kantor Walikota Jakarta Barat.

Bergerak ke timur, Jakarta Timur akan mengalami pemadaman di Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Komplek Kantor Walikota Jakarta Timur. Di utara Ibu Kota, akses Jalan Yos Sudarso dan Jalan Perintis Kemerdekaan juga akan terdampak, serupa dengan beberapa titik di Jakarta Timur.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif dari sektor swasta. Dilaporkan bahwa sejumlah gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, hingga apartemen di seluruh penjuru Jakarta akan turut serta memadamkan lampu mereka, menunjukkan dukungan kolektif terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini