Gaji Naik Integritas Jeblok 5 Hakim Dipecat KY

Gaji Naik Integritas Jeblok 5 Hakim Dipecat KY

Abcmarathinews.com – Komisi Yudisial (KY) kembali menyoroti integritas para penegak hukum di Indonesia. Sepanjang paruh pertama tahun ini, KY menerima ratusan aduan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), dengan lima di antaranya berujung pada sanksi pemberhentian tidak dengan hormat. Ini menunjukkan keseriusan KY dalam menjaga marwah peradilan di tengah tuntutan profesionalisme yang kian tinggi.

Anggota KY, Abhan Misbah, mengungkapkan bahwa total 592 laporan telah masuk ke meja mereka dari Januari hingga Juni. "Dari jumlah tersebut, 80 laporan dinyatakan memenuhi syarat formil dan materiil untuk ditindaklanjuti," jelas Abhan saat berbicara di Semarang, seperti dikutip dari Antara. Laporan-laporan ini, lanjutnya, berkaitan erat dengan dugaan penyimpangan perilaku hakim dalam menjalankan tugas dan kewenangan mereka.

Gaji Naik Integritas Jeblok 5 Hakim Dipecat KY
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Proses penegakan etik ini tidak main-main. Dari sekian banyak laporan yang memenuhi syarat, tujuh perkara bahkan diproses hingga tahap Majelis Kehormatan Hakim (MKH), sebuah forum yang memiliki wewenang besar dalam memutuskan nasib seorang hakim. Hasilnya, lima hakim terbukti melanggar kode etik secara serius dan harus menerima konsekuensi terberat: pemberhentian tidak dengan hormat dari jabatannya.

Abhan Misbah menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan hakim yang signifikan oleh pemerintah, termasuk kenaikan gaji hingga 280 persen, harus diimbangi dengan integritas dan profesionalisme yang tak tergoyahkan. "Kebutuhannya sudah dipenuhi negara. Maka ada pelanggaran transaksi, tidak ada ampun lagi. Pecat dan pidana," tegasnya, menggarisbawahi komitmen KY untuk tidak mentolerir praktik koruptif di lingkungan peradilan.

Selain itu, KY juga mencatat tren positif berupa peningkatan permohonan eksaminasi terhadap putusan hakim. Menurut Abhan, ini adalah indikator baik yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas putusan sekaligus kinerja para hakim. Ke depan, kualitas putusan, termasuk hasil dan tingkat eksaminasi suatu perkara, akan menjadi salah satu faktor penentu penting dalam proses promosi seorang hakim, memastikan bahwa hanya yang terbaik dan paling berintegritas yang menduduki posisi strategis.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini