Skandal Imigrasi Terbongkar Pejabat Terciduk KPK

Skandal Imigrasi Terbongkar Pejabat Terciduk KPK

Abcmarathinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi senyap yang mengguncang instansi keimigrasian. Belasan orang, termasuk Kepala Imigrasi Jakarta Barat, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung sejak kemarin malam hingga hari ini. Penangkapan ini sontak menjadi sorotan publik, mengungkap dugaan praktik korupsi di balik layanan keimigrasian.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Salah satunya itu," ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, merujuk pada Kepala Imigrasi Jakarta Barat yang kini harus berhadapan dengan proses hukum. Namun, operasi ini tidak berhenti di ibu kota. Tim penindakan KPK dilaporkan terus bergerak ke wilayah lain, termasuk Jawa Barat dan Bali, untuk mengembangkan kasus dan menjaring pihak-pihak terkait lainnya yang diduga terlibat.

Skandal Imigrasi Terbongkar Pejabat Terciduk KPK
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini," tambah Budi, menegaskan skala operasi yang cukup besar. Selain mengamankan para terduga pelaku, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan perkara yang diusut. Barang bukti tersebut meliputi kendaraan bermotor, uang tunai dalam berbagai mata uang asing seperti Dolar Amerika Serikat (USD) dan Dolar Singapura (SGD), serta logam mulia berupa emas.

Budi menjelaskan bahwa OTT ini berkaitan erat dengan dugaan praktik suap dalam pengurusan dokumen izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia. "Kalau kita ketahui untuk seorang WNA supaya bisa tinggal di Indonesia ada namanya KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) ya, kartu identitas tetap, ada juga yang sementara atau KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas)," jelasnya, mengindikasikan bahwa proses inilah yang menjadi celah bagi praktik lancung.

Saat ini, sebagian dari mereka yang terjaring OTT telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, tim penindakan KPK masih berada di lapangan, mengumpulkan informasi dan bukti tambahan. Budi berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi, termasuk rincian jumlah barang bukti yang disita, seiring dengan perkembangan penyelidikan. Kendaraan bermotor yang disita juga akan segera dibawa ke markas KPK sebagai bagian dari bukti.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini