Tangsel Darurat Sampah KLH Turun Tangan Tuntas

Tangsel Darurat Sampah KLH Turun Tangan Tuntas

Abcmarathinews.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergerak sigap mengatasi tumpukan sampah masif di Pasar Cimanggis, Kota Tangerang Selatan, Banten. Sebanyak 116 ton limbah berhasil diangkut sebagai respons cepat terhadap keluhan masyarakat dan upaya preventif terhadap potensi dampak lingkungan yang lebih serius.

Kondisi di Pasar Cimanggis sebelumnya dilaporkan sangat memprihatinkan. Tumpukan sampah menggunung hingga nyaris menyentuh atap bangunan pasar, menciptakan bau menyengat yang tak tertahankan. Situasi ini tidak hanya mengganggu aktivitas jual beli dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi besar mencemari lingkungan sekitar. Akar masalah penumpukan ini ternyata berasal dari penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang selama sekitar sepuluh hari, yang dilakukan untuk penataan dan normalisasi saluran air serta kali yang tersumbat sampah.

Tangsel Darurat Sampah KLH Turun Tangan Tuntas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi krisis kebersihan ini, KLH/BPLH segera mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan dan Dinas Pasar. Operasi pengangkutan sampah dilakukan tanpa henti sejak malam hingga pagi hari berikutnya, membersihkan area yang sebelumnya tak terjamah. Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan komitmen lembaganya. "Kami merespons cepat aduan warga dengan memastikan pengangkutan sampah dan penataan lokasi berjalan. Ke depan, KLH/BPLH mendorong penguatan sistem penampungan dan pengawasan agar persoalan sampah di pasar dapat dikendalikan secara berkelanjutan," ujar Hanif, seperti dikutip abcmarathinews.com.

Tidak berhenti pada pengangkutan, KLH/BPLH juga merancang langkah lanjutan. Lokasi yang telah dibersihkan akan diperkeras dan dilengkapi dengan kontainer sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS). Truk khusus juga akan disiagakan untuk memastikan penanganan sampah pasar berjalan optimal dan mencegah penumpukan kembali. Selain itu, pembentukan satuan tugas (satgas) di area rawan pembuangan ilegal didesak untuk menjaga kebersihan pasar secara konsisten. Sementara proses penataan TPA Cipeucang diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan, solusi sementara telah diterapkan: sampah dialihkan ke 54 TPS3R dengan kapasitas total 99 ton per hari, serta dua TPST berkapasitas 14 ton per hari, demi menjaga layanan persampahan tetap berjalan.

KLH/BPLH menegaskan bahwa penanganan sampah di Pasar Cimanggis ini merupakan bagian integral dari upaya lebih luas untuk memperkuat pengelolaan sampah perkotaan. Pendekatan yang diambil bersifat responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada perlindungan kesehatan serta lingkungan hidup masyarakat. "Kami akan mengawal tindak lanjut di lapangan dan memastikan pengelolaan sampah berjalan sesuai ketentuan, dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat," pungkas Hanif, menunjukkan komitmen jangka panjang.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini