Pelaksana Tugas Ketua Umum (Plt Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman, memberikan penjelasan mengenai logo baru partainya yang kini bergambar gajah hitam dengan kepala berwarna merah. Penjelasan ini disampaikannya di Solo setelah memberikan jaket PSI dengan logo baru tersebut kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Andy mengatakan bahwa simbol gajah dipilih karena mengandung banyak makna positif, di antaranya sebagai sumber kebijaksanaan, kearifan, dan kecerdasan. Ia juga menampik anggapan bahwa logo tersebut terinspirasi dari peran gajah sebagai tunggangan raja di masa lalu.
“Kita nggak ke sana bahwa gajah mungkin pernah jadi alat tunggangan para raja pada masa dulu. Mungkin iya, tapi maksud PSI dengan simbol baru ini, logo baru ini justru gajah itu sebagai sumber kebijaksanaan, sumber kearifan, makhluk yang cerdas dan juga mengayomi sebetulnya,” jelas Andy.
Lebih lanjut, ia menyoroti sifat gajah yang tidak pernah lupa sebagai nilai yang akan diinternalisasi oleh para kader. “Jadi ini adalah salah satu hal positif, hal-hal baik yang akan kami internalisasi menjadi nilai-nilai di dalam kader PSI,” ujarnya.
Mengenai pemilihan warna merah pada kepala gajah, Andy menyatakan tidak ada makna filosofis yang mendalam, melainkan lebih kepada pertimbangan estetika dan kesinambungan dengan identitas partai sebelumnya. “Kepalanya merah ya memang ada unsur merahnya, jadi ada putih, merah dan hitam. Estetik juga ya menurut saya. Oh, ya nggak apa-apa juga kan kita dulu juga logonya merah, gitu,” ucapnya.
Hingga saat ini, Andy Budiman masih belum mengungkapkan siapa tokoh di balik ide atau pencetus logo baru tersebut. “Nanti nanti kita ceritakan, nanti kita ceritakan ya,” pungkasnya.




