Raja Muda Solo Guncang GRIB Jateng Ini Alasannya

Raja Muda Solo Guncang GRIB Jateng Ini Alasannya

Abcmarathinews.com – Sebuah gebrakan signifikan terjadi di ranah organisasi masyarakat Jawa Tengah dengan diangkatnya Paku Buwono (PB) XIV Purbaya sebagai Pembina Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Jawa Tengah. Penunjukan sosok yang memiliki garis keturunan bangsawan ini disebut-sebut sebagai langkah strategis untuk merombak citra organisasi dan mengemban misi pelestarian budaya.

Isroi Rois, Ketua GRIB Jaya Jateng, mengungkapkan alasan utama di balik keputusan penting ini. Menurutnya, selama ini GRIB kerap disalahpahami dan dicap sebagai kelompok preman. Dengan kehadiran PB XIV Purbaya, GRIB Jaya Jateng bertekad mematahkan stigma negatif tersebut. "GRIB Jaya Jateng itu mengedepankan sebuah keharmonisan. Di mana pun ada kita, yang selama ini disangka sebagai preman, kita akan memastikan bahwa kita itu bukan preman, tapi kita orang-orang yang punya latar belakang akademisi," tegas Isroi dalam sebuah kesempatan.

Raja Muda Solo Guncang GRIB Jateng Ini Alasannya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih jauh, Isroi menjelaskan bahwa GRIB memiliki visi untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dan memastikan keamanan serta kelestarian warisan budaya di Keraton Solo. Ia menekankan pentingnya menjaga jabatan budaya yang ada di Keraton Solo dan menyelesaikan setiap persoalan internal melalui musyawarah mufakat.

GRIB, kata Isroi, memiliki tradisi untuk memasukkan tokoh-tokoh penting sebagai pembina. Dengan bergabungnya PB XIV Purbaya, ormas ini berharap mendapatkan bimbingan yang mumpuni agar dapat berjalan di jalur yang benar dan memberikan kontribusi positif. "Kami punya motivasi bahwa Solo itu suatu wilayah yang harus kita jaga," ungkapnya, menepis anggapan adanya kepentingan pribadi di balik pemilihan ini. Ia menegaskan, langkah ini murni merupakan bentuk kepedulian GRIB Jaya Jateng terhadap kelangsungan Keraton Solo sebagai cagar budaya.

Harapan lain yang diemban adalah agar PB XIV, yang kerap disebut sebagai representasi generasi Z, mampu membina anggota GRIB Jaya Jateng agar lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi penjaga tradisi, tetapi juga mampu bergerak maju mengikuti dinamika kekinian.

Hingga saat ini, abcmarathinews.com masih berupaya meminta tanggapan langsung dari pihak PB XIV Purbaya terkait pengangkatan sebagai pembina GRIB Jaya Jateng. Belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Keraton Solo mengenai penunjukan penting ini.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini