Abcmarathinews.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah tiba di Manado, Sulawesi Utara, memulai serangkaian kunjungan penting untuk meninjau langsung dampak gempa bumi magnitudo 7,6 yang baru-baru ini mengguncang wilayah tersebut. Kedatangan Gibran di Bandara Sam Ratulangi Manado disambut langsung oleh jajaran pimpinan daerah setempat, termasuk Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Informasi mengenai agenda padat Wapres ini disampaikan oleh Christian Iroth, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulut. Menurutnya, Gibran memiliki sejumlah agenda krusial yang akan dilaksanakan mulai pagi hingga siang hari sebelum bertolak kembali ke Jakarta.

Salah satu fokus utama kunjungan adalah peninjauan kondisi Gedung KONI Sario Manado. Bangunan ini mengalami kerusakan parah, dengan sisi baratnya ambruk akibat dahsyatnya guncangan gempa. Gibran juga dijadwalkan bertemu dengan keluarga Deitje Lahia, korban meninggal dunia yang tragis akibat tertimpa reruntuhan material dari gedung KONI Sario. Kunjungan ini merupakan bentuk empati dan perhatian pemerintah terhadap para korban.
Rangkaian peninjauan berlanjut ke Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus di Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa. Gereja tersebut menunjukkan kerusakan signifikan, mulai dari plafon yang ambrol hingga retakan pada dinding, sebuah pemandangan yang sebelumnya juga telah disaksikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto. Selain itu, Kota Bitung, yang lokasinya sangat dekat dengan titik episenter gempa, juga akan menjadi sasaran kunjungan Wapres.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara dan 126,27 derajat Bujur Timur, sekitar 129 kilometer arah tenggara Bitung, dengan kedalaman 33 kilometer. Guncangan gempa dirasakan sangat kuat di wilayah Manado, mencapai intensitas IV-V MMI, yang berarti getarannya dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat.
Setelah menuntaskan seluruh agenda peninjauan dan pertemuan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan segera kembali ke Jakarta pada siang harinya, membawa hasil evaluasi langsung dari wilayah terdampak untuk langkah penanganan lebih lanjut.




