Abcmarathinews.com – Komisi III DPR RI baru-baru ini menggelar audiensi penting terkait kasus tragis kematian Nizam Sapei, seorang bocah berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban penganiayaan keji oleh ibu tirinya di Sukabumi, Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi sorotan publik yang mendesak kejelasan dan keadilan atas nasib pilu Nizam.
Audiensi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Lisnawati, ibu kandung Nizam, bersama kuasa hukumnya, Krisna Murti. Turut hadir pula perwakilan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), menunjukkan keseriusan penanganan kasus ini. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, membuka rapat dengan melontarkan pertanyaan krusial yang menjadi ganjalan di benak masyarakat: "Sudah berapa lama kekerasan dan penyiksaan yang dialami almarhum sebelum akhirnya meninggal dunia?"

Habiburokhman mengungkapkan bahwa informasi yang diterima Komisi III mengindikasikan penyiksaan terhadap Nizam tidak hanya dilakukan oleh ibu tiri, melainkan juga melibatkan pihak lain. Lebih lanjut, ia menyoroti dugaan penelantaran Nizam oleh keluarga terdekatnya saat bocah itu dalam kondisi sakit parah. "Patut dipertanyakan mengapa orang-orang di sekitarnya diam saat almarhum dalam keadaan sakit parah, digeletakkan di lantai beralas tipis," tegasnya, menyiratkan adanya kelalaian kolektif.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui hasil penyidikan telah mengonfirmasi bahwa penyiksaan oleh ibu tiri diduga berlangsung selama bertahun-tahun. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi telah menetapkan TR, ibu tiri korban, sebagai tersangka. Kapolres Sukabumi AKBP Samian menjelaskan bahwa penetapan ini dilakukan setelah penyidik mendalami secara menyeluruh perkara kematian Nizam. "Saudari TR sudah kita tetapkan jadi tersangka atas dugaan kekerasan, baik fisik maupun psikis," ujar Samian, menegaskan komitmen polisi dalam menuntaskan kasus ini.
Kasus Nizam Sapei ini menjadi pengingat pahit tentang rentannya anak-anak terhadap kekerasan dalam lingkungan terdekat. Audiensi di Komisi III DPR RI ini diharapkan dapat mendorong penegakan hukum yang transparan dan memastikan semua pihak yang terlibat dalam penderitaan Nizam dimintai pertanggungjawaban. Abcmarathinews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.




