Tragedi Labuan Bajo Anak Pelatih Valencia Ditemukan

Tragedi Labuan Bajo Anak Pelatih Valencia Ditemukan

Abcmarathinews.com – Sebuah titik terang dalam pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, akhirnya terkuak. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan bangkai kapal tersebut, dan di dalamnya, sebuah jenazah yang diduga kuat merupakan salah satu anak dari Fernando Martin Carreras, pelatih tim wanita klub Valencia FC. Penemuan ini menjadi harapan sekaligus duka bagi keluarga yang telah menanti kabar.

Bangkai kapal nahas itu ditemukan terdampar di pesisir pantai Pede, Pulau Komodo, pada Selasa siang. Penemuan ini bermula dari laporan seorang nelayan yang tengah memancing gurita di sekitar lokasi, yang kemudian diteruskan kepada tim SAR. Koordinator Misi SAR (SMC) Fathur Rahman dari Kantor SAR Maumere menyebutkan, posisi bangkai kapal berjarak sekitar 7,48 mil laut dari titik awal insiden.

Tragedi Labuan Bajo Anak Pelatih Valencia Ditemukan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Setelah menerima laporan, tim SAR segera bergerak menuju lokasi. Saat melakukan inspeksi mendalam pada bangkai kapal, jenazah korban ditemukan di bagian pintu yang terbuka. Keyakinan kuat mengarah pada identifikasi bahwa jasad tersebut adalah anak dari Martin Carreras, yang sebelumnya telah ditemukan meninggal dunia dalam insiden serupa beberapa hari lalu.

Fathur Rahman menambahkan bahwa tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sekitar pulau-pulau lokasi kejadian, didukung dengan penurunan alat bantu sonar dan operasi penyelaman. Dengan penemuan ini, dari total tiga korban yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak kapal KM Putri Sakinah karam pada akhir Desember lalu, kini hanya tersisa satu korban lagi yang masih dalam pencarian.

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, membenarkan informasi tersebut melalui pesan singkat, menegaskan bahwa "Betul, tinggal satu korban lagi yang masih dicari."

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan, jenazah yang ditemukan bersamaan dengan puing kapal di sekitar Perairan Pedde, Pulau Komodo, telah dievakuasi ke Labuan Bajo. "Dibawa ke Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Biddokkes Polda NTT," ujarnya kepada abcmarathinews.com.

Mengingat kembali insiden tragis ini, kapal wisata KM Putri Sakinah yang membawa 11 orang – terdiri dari empat Anak Buah Kapal (ABK), satu pemandu tur Warga Negara Indonesia, dan enam Warga Negara Spanyol – tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat malam, akhir Desember lalu. Tim gabungan segera melakukan evakuasi, berhasil menyelamatkan tujuh korban, sementara empat lainnya dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian.

Sebelumnya, upaya pencarian oleh tim SAR gabungan telah membuahkan hasil dengan penemuan jenazah seorang perempuan Warga Negara Asing asal Spanyol pada Senin, beberapa hari setelah kejadian. Kemudian, pada Minggu awal Januari, jasad Martin Carreras juga berhasil ditemukan, menambah daftar korban yang berhasil dievakuasi.

Untuk memaksimalkan upaya pencarian korban terakhir yang masih hilang, pihak kepolisian bersama tim SAR terus mengerahkan teknologi canggih, termasuk sistem sonar dan drone bawah air, menyisir setiap sudut perairan Labuan Bajo.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini