Abcmarathinews.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali memperluas skema rekayasa lalu lintas satu arah atau one way sebagai bagian dari upaya mengurai kepadatan arus balik. Kebijakan ini, yang merupakan tahap kedua, kini diberlakukan dari Kilometer 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga Kilometer 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Pembukaan resmi one way tahap kedua ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Acara peresmian berlangsung di Posko Command Center Korlantas Polri yang berlokasi di Kilometer 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Berdasarkan laporan terkini dari Candi Zebra Satu dan Lodaya Zebra Satu, serta hasil pantauan langsung terhadap situasi arus lalu lintas yang menunjukkan kondisi terkendali, maka pada hari ini, pelaksanaan one way tahap dua presisi secara resmi dinyatakan dibuka," ungkap Dudy, sebagaimana dikutip dari Abcmarathinews.com.
Dengan adanya perluasan ini, saat ini terdapat dua skema one way yang aktif secara bersamaan di sepanjang Tol Trans Jawa. Sebelumnya, skema one way tahap pertama telah diterapkan dari Kilometer 132 Tol Cipali hingga Kilometer 70 GT Cikampek Utama, yang sudah berlaku sejak pagi hari.
Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) turut memaksimalkan layanannya di GT Cikampek Utama. Langkah ini diambil untuk mendukung penuh implementasi one way lokal yang diterapkan secara bertahap di ruas Tol Trans Jawa, dengan tujuan utama mengurai penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.
Saat ini, GT Cikampek Utama mengoperasikan sebanyak 22 gardu untuk melayani volume kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta. JTT juga menegaskan kesiapannya untuk melakukan penyesuaian operasional gardu secara fleksibel, bahkan berpotensi meningkatkan kapasitas hingga 26 gardu jika terjadi lonjakan volume lalu lintas yang signifikan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyatakan bahwa JTT telah mengoptimalkan seluruh sumber daya operasionalnya demi menjamin kelancaran rekayasa lalu lintas ini. "JTT memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan oleh pihak Kepolisian. Kami berkomitmen memastikan pergerakan kendaraan tetap lancar dan terkendali. Seiring dengan peningkatan volume lalu lintas pada periode arus balik ini, kami juga berupaya keras agar layanan di lapangan tetap optimal, sehingga setiap pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman," jelas Ria.
Lebih lanjut, JTT memastikan kesiapan operasionalnya melalui penempatan petugas lapangan yang optimal, pengoperasian gardu tol secara maksimal, serta penambahan dukungan layanan transaksi guna mempercepat proses di gerbang tol.
(Abcmarathinews.com/fra)




