Abcmarathinews.com – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengalirkan bantuan keuangan secara bertahap kepada masyarakat yang terdampak bencana. Prinsipnya, pencairan dana akan dilakukan sesegera mungkin bagi warga yang datanya telah terverifikasi, tanpa perlu menanti rampungnya seluruh proses pendataan di setiap wilayah terdampak.
Berbicara di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Tito menjelaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan pencairan dana bagi warga yang datanya telah tersedia untuk segera dilakukan, tanpa perlu menunda hingga seluruh data terkumpul. "Tidak perlu menunggu sampai tuntas datanya, tapi yang sudah ada serahkan, kita bayar," tegasnya. Pendekatan bertahap dan bergelombang ini dinilai krusial, mengingat skala bencana yang luas serta jumlah penerima bantuan yang tersebar di berbagai titik di Sumatra.

Secara rinci, pemerintah telah menggariskan besaran bantuan untuk perbaikan hunian. Rumah dengan kerusakan ringan akan menerima Rp15 juta, sementara kerusakan sedang dialokasikan Rp30 juta, dan kerusakan berat mencapai Rp60 juta. Selain itu, ada pula bantuan tambahan yang mencakup perabot rumah tangga sebesar Rp3 juta, dukungan ekonomi senilai Rp5 juta, serta Jaminan Hidup (Jadup) berupa uang lauk pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari yang disalurkan selama tiga bulan penuh.
Di sisi lain, Kasatgas Tito juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah. Ia mendesak agar wilayah yang belum mengajukan permohonan bantuan segera menyerahkan data warga terdampak. Menurutnya, percepatan penyampaian data sangat vital agar proses administrasi dan pencairan bantuan dapat segera direalisasikan. Pemerintah daerah diimbau untuk tidak menunggu pendataan selesai sepenuhnya, melainkan proaktif mengajukan data yang sudah tersedia demi mempercepat proses administrasi dan realisasi bantuan. "Ada dua daerah yang hingga kini masih tertunda dalam pengajuan, dan hal ini menjadi fokus dorongan agar bantuan dapat segera tersalurkan," pungkas Tito, sebagaimana dilaporkan oleh abcmarathinews.com.



