Abcmarathinews.com – Sebanyak 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera menjalani program Komponen Cadangan (Komcad) sebagai bagian dari upaya penguatan pertahanan negara. Para ASN ini dijadwalkan berkumpul di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, sebelum diberangkatkan ke berbagai lembaga pendidikan militer. Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional, Brigjen Hengki Yuda, menegaskan kesiapan program ini.
Hengki menjelaskan bahwa setelah berkumpul, ribuan ASN tersebut akan didistribusikan ke enam lembaga pendidikan (lemdik) militer yang berbeda. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Rindam Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Atang Senjaya, Pusdikkes Kramat Jati, Puskom Bela Negara Rumpin, dan Halim Perdanakusuma. Ini menandai langkah awal mereka dalam mengikuti pelatihan Komcad.

Sebelum memulai pelatihan inti, para peserta akan menjalani serangkaian pendataan dan pemeriksaan lanjutan. "Pendataan ini mencakup aspek jasmani, kebugaran, psikologi, serta mental ideologi," ujar Hengki. Ia menekankan pentingnya tahapan ini sebagai dasar untuk menyesuaikan pendekatan dan materi pelatihan yang akan diberikan kepada para ASN. Sebelumnya, mereka juga telah melalui pemeriksaan administrasi, dan pemeriksaan kesehatan masih berlangsung hingga kini.
Rencananya, pembukaan resmi program Komcad ASN gelombang pertama ini akan dilakukan oleh Menteri Pertahanan, yang juga akan dihadiri oleh sejumlah menteri lainnya. Acara seremonial tersebut direncanakan berlangsung di Halim Perdanakusuma. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk ASN, dalam sistem pertahanan semesta Indonesia, memperkuat barisan cadangan untuk menghadapi potensi ancaman di masa depan.



