Puncak Mudik Juanda Siap Pecah 18 Maret

Puncak Mudik Juanda Siap Pecah 18 Maret

Abcmarathinews.com – Gerbang udara utama Jawa Timur, Bandara Internasional Juanda, bersiap menghadapi lonjakan luar biasa. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada 18 Maret, dengan estimasi lebih dari 50 ribu penumpang akan memadati terminal dalam satu hari.

Muhammad Tohir, General Manager Bandara Internasional Juanda, mengungkapkan proyeksi kenaikan total volume penumpang sebesar 0,14 persen dibandingkan periode serupa tahun 2024. Faktor-faktor seperti kedekatan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, durasi libur yang panjang, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah, disebut Tohir sebagai pemicu utama melonjaknya animo masyarakat untuk mudik atau berlibur.

Puncak Mudik Juanda Siap Pecah 18 Maret
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepadatan tertinggi di Bandara Juanda diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang. Puncak arus mudik diproyeksikan pada H-3 Lebaran dengan 50.888 penumpang, sementara puncak arus balik akan menyusul pada H+7 Idulfitri dengan perkiraan 51.461 penumpang. "Kami berharap apa yang kami prediksikan akan tercapai," ujar Tohir, mengutip harapannya.

Untuk mengantisipasi lonjakan masif ini, berbagai maskapai telah mengajukan total 136 penerbangan tambahan atau extra flight. Data per 9 Maret menunjukkan Citilink memimpin dengan 76 pengajuan, diikuti Airasia 26 penerbangan, Lion Air 24 penerbangan, dan Super Airjet 10 penerbangan.

Tak hanya itu, Bandara Juanda juga telah mengaktifkan Posko Angkutan Udara Libur Lebaran 2026 yang berlokasi di Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2). Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, menjadi pusat koordinasi untuk memastikan kelancaran operasional di tengah tren peningkatan jumlah penumpang. Sinergi kuat terjalin antara Satgaspam TNI AL, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, Otoritas Bandara Wilayah III, Lanudal Juanda, hingga Basarnas dan BMKG dalam menjaga stabilitas dan keamanan.

Tohir menjelaskan, posko ini dirancang untuk mengendalikan dan menciptakan penyelenggaraan angkutan udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, lancar, dan teratur, sekaligus memenuhi prosedur keselamatan penerbangan. Selain itu, posko juga berfungsi sebagai pusat informasi, data, dan area pelayanan penumpang. Mengingat potensi kepadatan ekstrem, khususnya pada 18 Maret, manajemen Juanda mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal guna menghindari keterlambatan dan memastikan kenyamanan perjalanan.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini