Abcmarathinews.com – Warga Jakarta, khususnya di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akan segera memiliki oase hijau baru yang dilengkapi dengan fasilitas olahraga modern dan gratis. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pembangunan Taman Bendera Pusaka kini telah mencapai tahap akhir dengan progres 92 persen, dan diagendakan untuk diresmikan selambat-lambatnya pada Maret mendatang. Salah satu daya tarik utama taman seluas 5,6 hektare ini adalah ketersediaan lapangan padel yang dapat diakses secara cuma-cuma oleh masyarakat.
Pramono Anung, saat meninjau langsung lokasi proyek, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menyediakan ruang publik berkualitas tinggi. "Yang sekarang sudah selesai progresnya sampai hari ini 92 persen. Dan saya mengharapkan, meminta untuk selambat-lambatnya bulan Maret ini taman ini sudah bisa diresmikan," ujarnya.

Ia mengakui adanya sedikit penyesuaian jadwal karena bersamaan dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi yang sama. Pembangunan IPAL ini, menurut Pramono, sangat krusial untuk memastikan kualitas air di kawasan tersebut tetap bersih, bebas bau, dan berfungsi optimal sebagai salah satu pengendali banjir di ibu kota.
Taman Bendera Pusaka merupakan hasil penggabungan tiga taman eksisting, yaitu Taman Langsat, Taman Leuser, dan area sekitarnya. Selain hamparan hijau yang menyejukkan, taman ini akan memanjakan pengunjung dengan berbagai fasilitas. Sebuah trek lari atau jogging track sepanjang 1,2 kilometer siap menyambut para penggemar lari, sementara terowongan penghubung yang inovatif akan memudahkan akses antara Taman Langsat dan Taman Leuser di bawah Jalan Kiai Maja.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah janji Pramono Anung terkait fasilitas olahraga. Di tengah tren olahraga padel yang kian populer dan seringkali berbayar mahal di berbagai tempat, Taman Bendera Pusaka akan menyediakan lapangan padel gratis. "Sesuai dulu yang saya sampaikan nantinya siapa aja yang mau bermain padel di sini tetap gratis," tegas Pramono. "Jadi terserah kalau di lapangan lain ada padel berbayar, di Taman Bendera Pusaka padelnya gratis."
Komitmen untuk tidak mengkomersialkan fasilitas olahraga ini juga berlaku untuk sarana lainnya, termasuk lapangan bulu tangkis, lapangan basket, dan area bermain anak (playground) yang modern. Harapannya, taman ini dapat menjadi pusat aktivitas bagi masyarakat dari berbagai kalangan dan usia.
Tidak hanya siang hari, Taman Bendera Pusaka juga dirancang untuk dapat dinikmati sepanjang 24 jam. Untuk itu, Pramono Anung secara khusus meminta perhatian pada aspek pencahayaan atau lighting. "Termasuk saya minta untuk lighting-nya, karena ini nanti dibuka 24 jam, lighting-nya, terutama pohon-pohonnya dibuat menjadi lebih indah, lebih cantik lah begitu," tambahnya.
Demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta telah menyiapkan langkah-langkah konkret. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, mengungkapkan bahwa akan tersedia kantor parkir gratis di dalam area taman serta pemasangan 127 titik kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di seluruh penjuru taman. "127 CCTV. Jadi untuk dipantau seluruh tempat-tempat sehingga tidak ada lagi yang tidak terlihat," pungkas Fajar. Dengan segala fasilitas dan jaminan keamanan ini, Taman Bendera Pusaka siap menjadi destinasi rekreasi dan olahraga favorit warga Jakarta.




