Kapolri Waspada Puncak Mudik 2026 Tak Terduga

Kapolri Waspada Puncak Mudik 2026 Tak Terduga

Abcmarathinews.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian untuk tetap bersiaga penuh menghadapi periode mudik Lebaran Idulfitri 2026. Perintah ini disampaikan meski Kementerian Perhubungan memprediksi adanya penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Data Kemenhub menunjukkan pergerakan masyarakat pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang, sedikit menurun dari angka 145 juta orang pada periode sebelumnya.

Dalam tinjauannya di Stasiun Gubeng, Surabaya, Kapolri Listyo Sigit menekankan bahwa data survei atau prediksi statistik seringkali berbeda jauh dengan kondisi riil di lapangan saat pelaksanaan. "Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan kurang lebih 1 koma sekian persen. Dari 145 juta menjadi 143 juta. Namun dalam praktiknya kemarin dari hasil survei di tahun sebelumnya, hasil survei dengan realita di lapangan terjadi perbedaan," jelas Listyo. Ia menambahkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa angka di lapangan justru bisa melampaui estimasi awal, seperti yang terlihat jelas pada titik-titik krusial.

Kapolri Waspada Puncak Mudik 2026 Tak Terduga
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kapolri mencontohkan kondisi di Pelabuhan Merak yang pada periode sebelumnya justru menunjukkan lonjakan signifikan. Di sana, volume kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang melintas justru meningkat tajam dibandingkan perkiraan awal. "Jadi di lapangan terjadi peningkatan. Sama juga dengan kemarin pada saat kita laksanakan pengecekan di Merak. Itu juga terjadi kenaikan trip baik penumpang, kemudian kendaraan pribadi yang melintas maupun kendaraan angkutan," ujarnya. Oleh karena itu, seluruh personel diinstruksikan untuk tetap dalam posisi siap siaga dan tidak meremehkan potensi lonjakan.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, Listyo Sigit memastikan bahwa persiapan sarana transportasi tambahan telah dikoordinasikan secara matang. Mulai dari penambahan rangkaian kereta api oleh KAI hingga armada kapal penyeberangan telah disiapkan untuk mencegah penumpukan penumpang di titik keberangkatan. "Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan masing-masing semuanya sudah siap," tegasnya. Pemerintah menjamin akan mengupayakan skema terbaik agar arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti, dengan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin bagi masyarakat.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini