Abcmarathinews.com – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang kompleks pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. Kantor Gubernur Sulsel dilaporkan menjadi sasaran pembobolan maling, dengan beberapa ruangan ditemukan dalam kondisi porak-poranda setelah diacak-acak pelaku. Diduga kuat, para pencuri mengincar uang tunai yang mungkin tersimpan di dalam laci-laci meja.
Peristiwa ini terungkap saat para Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai memasuki area kerja mereka. Pintu-pintu ruangan ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka paksa, sementara isi laci-laci meja berserakan di lantai. "Iya, ada beberapa ruangan di kantor Gubernur Sulsel sih yang dibobol," terang Pranata Humas Ahli Muda Pemprov Sulsel, Sarmini Sallu kepada abcmarathinews.com.

Sarmini menambahkan bahwa waktu pasti kejadian pembobolan belum diketahui secara pasti. "Karena tadi pagi kami masuk kantor, pintu ruangan sudah dibobol dan semua laci-laci meja sudah dibuka paksa," ungkapnya, menggambarkan kekacauan yang ditemukan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai hilangnya barang inventaris kantor. Hal ini memperkuat dugaan bahwa target utama pelaku adalah uang tunai. "Untuk kehilangan, sementara tidak ada barang yang hilang. Kemungkinan pencuri hanya mencari uang tunai," jelas Sarmini.
Kejadian ini telah dilaporkan kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penanganan awal. Namun, pihak Pemprov Sulsel belum secara resmi melaporkan insiden ini kepada kepolisian. "Hanya dilapor ke Satpol PP," imbuhnya.
Terpisah, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, mengaku belum menerima informasi apapun. "Saya cek dulu ya," kata Arya kepada abcmarathinews.com, mengindikasikan bahwa penyelidikan resmi dari pihak kepolisian belum dimulai.




