Janji Manis Berujung Maut: Ayah Tiri Bujukan Maut?

Janji Manis Berujung Maut: Ayah Tiri Bujukan Maut?

Abcmarathinews.com – Kasus kematian tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) memasuki babak baru. Polisi mengungkap fakta bahwa Alex Iskandar, ayah tiri korban, sempat mengiming-imingi Alvaro dengan mainan dan makanan sebelum kejadian nahas itu terjadi. Janji ini dilontarkan saat Alex menjemput Alvaro di Masjid Al Muflihun, Ulujami, Jakarta Selatan, pada 6 Maret lalu.

Menurut Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Alvaro yang saat itu sedang berada di masjid bersama teman-temannya untuk salat Magrib, terpikat dengan tawaran Alex. "Karena sudah kenal dengan AI, ayah tirinya, dan dijanjikan mainan dan makanan, AKN bersedia ikut," ujarnya.

Janji Manis Berujung Maut: Ayah Tiri Bujukan Maut?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, janji manis itu hanyalah awal dari petaka. Alex membawa Alvaro ke rumahnya dengan alasan ingin mandi. Di sana, Alvaro merengek karena mainan yang dijanjikan tak kunjung datang. Diduga kesal, Alex kemudian membekap, mencekik, dan menindih Alvaro hingga tewas.

Panik menyadari perbuatannya, Alex berusaha menghilangkan jejak. Sempat berencana memasukkan jasad Alvaro ke dalam tas, ia akhirnya memilih kantong plastik sampah hitam besar. Jasad Alvaro diikat tali rafia agar muat di dalam kantong tersebut.

Setelah disimpan di garasi selama tiga hari, jasad Alvaro yang mulai membusuk akhirnya dibuang ke Tenjo. Hilangnya Alvaro sejak 6 Maret membuat keluarga panik dan melakukan pencarian. Delapan bulan kemudian, jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Alex Iskandar berhasil ditangkap pada Jumat (21/11) dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, di tengah proses pemeriksaan, ia justru mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11).

Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesehatan mental. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami masalah depresi atau memiliki tendensi bunuh diri, segera cari bantuan profesional. Layanan Hotline Gratis Pencegahan Bunuh Diri Kementerian Kesehatan dan RS Marzoeki Mahdi siap memberikan dukungan melalui www.healing199.id, telepon 119 extension 8, atau WhatsApp yang terhubung di situs tersebut.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini