Badak Jawa Musofa, Akhir Tragis di Ujung Kulon!

Badak Jawa Musofa, Akhir Tragis di Ujung Kulon!

Abcmarathinews.com – Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Seekor badak Jawa bercula satu bernama Musofa, dilaporkan mati di lokasi translokasi Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA), Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Banten.

Musofa, badak jantan yang dipindahkan dengan harapan meningkatkan populasi badak Jawa yang terancam punah, menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat diobservasi dan mendapatkan perawatan intensif. Proses pemindahan Musofa sendiri melibatkan tim gabungan dari Balai TNUK, TNI AD, dan TNI AL, menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk kendaraan amfibi Kapa K-61 milik TNI.

 Badak Jawa Musofa, Akhir Tragis di Ujung Kulon!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penangkapan Musofa dilakukan pada 3 November 2025 menggunakan metode Pit Trap. Awalnya, Balai TNUK menyatakan bahwa kondisi Musofa sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda stres setelah penangkapan. Namun, takdir berkata lain.

"Musofa dipindahkan tanpa luka atau cedera, namun penyakit kronis yang lama diderita menjadi tantangan medis yang tidak dapat diatasi," ungkap Kepala Balai TNUK, Ardi Andono. Setelah dipindahkan ke JRSCA pada 5 November 2025, kondisi Musofa sempat stabil sebelum akhirnya memburuk dan menyebabkan kematian pada 7 November 2025.

Hasil nekropsi atau bedah bangkai menunjukkan adanya luka pada tubuh Musofa, serta penyakit kronis pada lambung, usus, otak, infeksi parasit yang signifikan, dan degenerasi jaringan. Pihak TNUK menegaskan bahwa seluruh prosedur translokasi telah dilaksanakan sesuai standar konservasi internasional, termasuk simulasi, penilaian etik, serta persiapan logistik dan pengamanan. Kematian Musofa menjadi pukulan berat bagi upaya konservasi badak Jawa, mengingatkan akan tantangan kompleks dalam melindungi spesies yang sangat terancam punah ini.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini