Walikota Sibolga Dikira Raib! Ini Kisah Heroiknya

Walikota Sibolga Dikira Raib! Ini Kisah Heroiknya

Abcmarathinews.com – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri, baru-baru ini membagikan pengalaman dramatisnya saat berjalan kaki selama tiga hari menembus wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. Kisah ini bermula ketika akses menuju Kota Sibolga terputus akibat bencana alam tersebut, membuat sang walikota sempat tak bisa dihubungi dan dikhawatirkan hilang.

Dalam unggahannya di media sosial, Akhmad Syukri menceritakan perjalanannya melintasi Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah demi mencapai Sibolga. Ia berupaya menyampaikan informasi terkait situasi terkini, namun terkendala masalah jaringan komunikasi yang lumpuh total.

 Walikota Sibolga Dikira Raib! Ini Kisah Heroiknya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Alhamdulillah, pada hari Jumat siang, saya tiba di Sibolga setelah berjalan kaki selama tiga hari dua malam. Rute yang saya tempuh adalah dari Parsikkaman di Tapanuli Utara, kemudian masuk ke Desa Naga Timbul di Tapanuli Tengah, hingga akhirnya sampai di Sibolga. Saya berusaha keras untuk memberikan kabar ke Kota Sibolga, tetapi sayangnya tidak ada jaringan sama sekali," tulisnya.

Setibanya di Sibolga, Akhmad Syukri langsung bergerak cepat. Ia mengadakan rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membahas penanganan banjir dan longsor yang melanda wilayahnya.

Sebelumnya, kabar mengenai keberadaan Akhmad Syukri sempat simpang siur. Ketua DPP NasDem wilayah Aceh, Bakhtiar Ahmad Sibarani, mengaku kesulitan menghubungi sang walikota sejak Selasa. Terakhir kali, Akhmad Syukri diketahui berada di Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, yang juga terdampak banjir.

Bakhtiar menjelaskan bahwa Akhmad Syukri bergegas kembali ke Sibolga pada Senin malam setelah menerima informasi mengenai curah hujan tinggi. Pesan terakhir yang diterima Bakhtiar dari Syukri adalah pada Selasa pagi, yang menginformasikan bahwa jalur menuju Sibolga tertutup akibat banjir dan longsor.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, akhirnya mengumumkan bahwa Akhmad Syukri telah ditemukan dan berhasil dihubungi. Sang walikota dilaporkan terjebak di antara rute longsoran wilayah Sibolga dan Tarutung.

"Beliau mengatakan ‘saya berjalan kaki selama empat hari’. Beliau terjebak di rute longsoran antara Sibolga dan Tarutung yang sekarang sedang dibuka," ujar Suharyanto. "Kondisi beliau alhamdulillah baik-baik saja, sehat walafiat, mungkin hanya kelelahan. Kami berencana bertemu besok untuk melihat kondisi Sibolga."

Banjir yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Sibolga, telah menyebabkan ratusan korban jiwa. Di Kota Sibolga sendiri, tercatat puluhan orang meninggal dunia. Akibat bencana ini, akses menuju kota tersebut masih terisolasi akibat jalan yang terputus.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini