Abcmarathinews.com – Sebuah insiden tragis menyelimuti Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, ketika dua karyawan toko aksesori ponsel ditemukan tak bernyawa di dalam ruko mereka. Diduga kuat, kematian mereka disebabkan oleh keracunan asap mesin genset yang dioperasikan selama pemadaman listrik massal yang melanda seluruh wilayah Sumut.
Peristiwa memilukan ini terungkap di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Menurut keterangan Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, kejadian pertama kali diketahui rekan kerja korban yang hendak membuka toko.

Saat itu, ruko masih tertutup rapat dan tidak ada jawaban dari dalam. Kecurigaan muncul setelah panggilan telepon tak direspons. Pengawas toko kemudian meminta bantuan warga untuk membuka paksa pintu.
Setelah pintu berhasil dibuka, pemandangan mengerikan menyambut mereka. Empat orang ditemukan berada di dalam kamar. Dua di antaranya sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya dalam kondisi pingsan.
Korban meninggal dunia diidentifikasi berinisial RR (24), warga Kota Tebing Tinggi, dan AA (22), warga Kabupaten Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat, yakni M (22) dan DCA (17), segera dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
AKP Rahmat menambahkan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti insiden ini. Namun, dugaan awal sangat kuat mengarah pada keracunan asap genset yang berfungsi sebagai sumber listrik cadangan saat blackout.
Pemadaman listrik skala besar memang telah melumpuhkan Sumut sejak malam Jumat sebelumnya, pukul 18.44 WIB. Gangguan ini berdampak luas, mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, perkantoran, hingga layanan transportasi umum di berbagai daerah.
Blackout tersebut dipicu oleh gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang disebabkan oleh cuaca buruk. Insiden ini kemudian merembet dan memengaruhi sistem interkoneksi kelistrikan di seluruh Pulau Sumatra, termasuk wilayah Sumatera Utara. Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan bahaya tersembunyi dari penggunaan genset di ruang tertutup tanpa ventilasi yang memadai, terutama saat situasi darurat seperti pemadaman listrik massal.




