Abcmarathinews.com – Bupati Lebak, Banten, Hasbi Jayabaya, baru-baru ini menyambangi kediaman Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, di Serang. Kunjungan yang tak terduga ini menjadi penanda berakhirnya ketegangan yang sempat mencuat antara kedua pemimpin daerah tersebut. Keduanya terlihat berjabat tangan, mengisyaratkan sebuah rekonsiliasi yang dinanti setelah insiden yang sempat memicu kontroversi.
Ketegangan di antara pasangan kepala daerah ini berawal dari insiden pada acara halalbihalal di Pendopo Kabupaten Lebak awal pekan ini. Saat itu, Bupati Hasbi mengeluarkan pernyataan yang dinilai menyinggung status mantan narapidana korupsi Wakil Bupati Amir Hamzah. Pernyataan tersebut memantik reaksi keras dari Amir yang kemudian meninggalkan acara, dan video insiden itu pun dengan cepat menyedot perhatian publik luas.

Menjelaskan alasannya mengambil inisiatif untuk berkunjung, Hasbi menyampaikan kepada awak media, "Saya datang karena merasa beliau bukan hanya wakil bupati, tapi juga senior dan orang tua yang saya hormati." Ia merasa bertanggung jawab atas insiden yang terjadi sebelumnya dan merasa perlu untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
Hasbi juga menyampaikan apresiasi atas sikap legowo Amir Hamzah yang bersedia menerima kedatangannya, meskipun sempat tersinggung dengan ucapannya di hadapan para aparatur sipil negara (ASN). Bupati Lebak tersebut berjanji akan memperbaiki pola komunikasinya agar lebih baik dan santun di kemudian hari, demi menghindari potensi kegaduhan. "Saya sampaikan ke Pak Wakil bahwa memang insiden kemarin adalah tanggung jawab saya," jelasnya.
Lebih lanjut, Hasbi menekankan komitmennya untuk bekerja lebih baik lagi dalam membangun Kabupaten Lebak bersama Amir Hamzah. "Kita harus kembali kondusif untuk kepentingan masyarakat Lebak dan pemerintah daerah Kabupaten Lebak," tegasnya, menekankan pentingnya sinergi dan persatuan demi kemajuan daerah.
Pada kesempatan itu, Hasbi menyatakan bahwa Amir Hamzah bukan hanya wakil bupati, melainkan juga ia anggap sebagai orang tua dan senior di pemerintahan. Ia berterima kasih Amir Hamzah sudah bisa memahaminya, terlepas dari sikap dan ucapan yang dianggap keterlaluan. "Urusan personal antara Hasbi dan Pak Amir itu sudah selesai. Kita sepakat untuk kembali mengutamakan kepentingan rakyat," pungkasnya, menandai tuntasnya persoalan personal di antara keduanya.
Insiden yang sempat menjadi perhatian nasional ini bahkan memicu turun tangannya Gubernur Banten Andra Soni dan PDIP sebagai partai yang menaungi kedua pejabat tersebut untuk menengahi. Kini, dengan rekonsiliasi yang telah terjalin, diharapkan energi dan fokus dapat kembali dicurahkan sepenuhnya untuk pembangunan daerah dan pelayanan publik di Kabupaten Lebak.




