Mencekam Detik Detik KM Anaya Terbakar di Laut Maluku

Mencekam Detik Detik KM Anaya Terbakar di Laut Maluku

Abcmarathinews.com – Suasana mencekam menyelimuti perairan Laut Maluku setelah Kapal Motor (KM) Anaya dilalap si jago merah dalam sebuah insiden yang terjadi baru-baru ini. Kebakaran hebat ini menyebabkan setidaknya empat anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar, dengan satu di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan medis segera.

Nuriadin Gumeleng, Humas Basarnas Manado, mengungkapkan bahwa dugaan awal mengarah pada korsleting atau masalah teknis di ruang mesin kapal sebagai pemicu kebakaran. Para ABK yang terluka diketahui berupaya keras memadamkan api yang berkobar, menunjukkan keberanian di tengah situasi genting tersebut. Upaya heroik mereka sayangnya harus dibayar mahal dengan cedera serius.

Mencekam Detik Detik KM Anaya Terbakar di Laut Maluku
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dari empat korban luka bakar, satu di antaranya memerlukan evakuasi medis darurat (medevac) mengingat tingkat keparahannya. Saat ini, KM Anaya dilaporkan tengah berlayar menuju Pelabuhan Bitung dengan kecepatan stabil sekitar 6 hingga 7 knot. Lokasi kejadian diperkirakan berada pada jarak sekitar 87 mil laut di timur laut Kantor SAR Manado dan 78 mil laut dari Unit Siaga SAR Bitung, menunjukkan tantangan logistik dalam upaya penyelamatan.

Menanggapi laporan darurat tersebut, tim penyelamat dari Basarnas Manado segera diterjunkan. Mereka bergerak cepat menuju titik intercept menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban yang membutuhkan. "Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue untuk melakukan intercept terhadap kapal dan memberikan pertolongan kepada korban," jelas Nuriadin.

Hingga berita ini diturunkan oleh abcmarathinews.com, keempat korban masih dalam penanganan intensif, sementara proses identifikasi lengkap masih terus berlangsung. Basarnas mengimbau seluruh pihak terkait untuk terus berkoordinasi secara erat dan meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Perkembangan terbaru mengenai insiden ini akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini