Ombak Ganas Telan Kapal Nur Ainun Balqis Dua Hilang

Ombak Ganas Telan Kapal Nur Ainun Balqis Dua Hilang

Abcmarathinews.com – Sebuah insiden maritim tragis mengguncang perairan Selat Makassar, tepatnya di wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kapal KLM Nur Ainun Balqis dilaporkan karam, meninggalkan duka dan kekhawatiran setelah dua dari lima awaknya dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian intensif.

Menyikapi laporan darurat ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, yang juga dikenal sebagai Basarnas, tak membuang waktu. Mereka segera menggerakkan armada penyelamatnya, KN SAR Baladewa, untuk memulai operasi pencarian dan penyelamatan demi menemukan dua korban yang belum diketahui nasibnya.

Ombak Ganas Telan Kapal Nur Ainun Balqis Dua Hilang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menjelaskan kepada abcmarathinews.com bahwa tim SAR gabungan mulai bergerak pada malam hari setelah menerima informasi. "Kami menerima laporan awal mengenai lima orang yang berada di kapal tersebut, dan tim langsung kami kerahkan menggunakan KN SAR Baladewa untuk memulai pencarian," ujar Rizal.

Kapal barang KLM Nur Ainun Balqis diketahui memulai pelayarannya dari Nunukan, Kalimantan Utara, dengan tujuan akhir Pelabuhan Orange di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, beberapa hari sebelumnya. Namun, di tengah perjalanan melintasi ganasnya Selat Makassar, kapal tersebut diterjang gelombang tinggi yang tak terduga. Kondisi ini menyebabkan kapal oleng hebat sebelum akhirnya tak mampu bertahan dan karam. Dalam kepanikan, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan melompat ke laut demi menyelamatkan diri dari amukan ombak.

Beruntung, tiga dari lima orang di kapal tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat dari Donggala pada malam hari, beberapa waktu setelah insiden. Namun, dua individu lainnya masih menjadi fokus utama pencarian tim gabungan.

Menurut data Basarnas, titik koordinat lokasi tenggelamnya kapal diperkirakan berada di 0°0’30.30"S – 119°17’6.42"E, sekitar 52 mil laut sebelah utara dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu. Rizal menyatakan optimisme, "Kami terus berupaya maksimal dan berharap kedua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat."

Rizal juga menekankan bahwa operasi pencarian ini dijalankan dengan standar keselamatan tertinggi dan melibatkan kolaborasi erat dari berbagai pihak. Tim SAR gabungan terdiri dari personel Kansar Palu, anggota TNI Angkatan Laut, nelayan lokal yang berpengalaman, serta awak KN SAR Baladewa. Mereka dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih, mulai dari perangkat SAR, alat komunikasi, alat medis darurat, hingga perlengkapan evakuasi untuk mendukung misi penyelamatan.

Identitas tiga korban yang berhasil diselamatkan adalah Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Muksin (47). Sementara itu, dua nama yang masih dicari dan belum ditemukan adalah Gus Wan (47) dan Adam (20). Harapan terus disematkan agar keduanya dapat segera ditemukan dan kembali ke keluarga.

Follow Us

Klik untuk Ikuti kami di Google News

Terkait

Terkini